Jenis-jenis program utilitas terbagia
atas 2 yaitu :
1. Program
Utilitas Internal (bawaan)
2. Program
Utilitas External (Bukan Bawaan)
- Program Utilitas Internal (bawaan)
Utility internal adalah utility yang
sudah ada pada Windows, secara default sudah terinstall pada saat selesai
menginstall Windows.
Contoh : Notepad (untuk menulis),
Wordpad (untuk menulis), Windows Media Player (multimedia), Games, Calculator,
Paint (menggambar) dan lain-lain. Utility internal banyak terdapat di Control
Panel, misalnya fonts, add remove, printer, system dan lain-lain.
Contoh program utilitas :
Ø File
Manager
File Manager adalah Program utilitas
yang melakukan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan manajemen file, seperti :
1.
memformat dan menyalin disk,
2.
menampilkan daftar file,
3.
memeriksa jumlah ruang yang digunakan dan ruang kosong pada media penyimpanan,
4.
mengorganisasikan,
5.
merename,
6.
menghapus,
7.
memindahkan,
8.
mengurutkan file-file.
Contoh File Manager : Windows Explorer
Cara kerja File Manager :
1. Silakan login terlebih dahulu ke
cPanel anda dan sesampainya di halaman utama dari cPanel, pilihlah opsi
File Manager di kategori Files.
2. Pilihlah opsi Web Root
(public_html/www) saat boks pop-up muncul dan centang opsi Show Hidden Files
diikuti pengeklikan tombol Go.
3. Menu File Manager akan muncul dan
menampilkan konten direktori terpilih. Klik kanan sembarang file atau direktori
yang ingin dikelola izin aksesnya, lalu pilih opsi Change Permission di menu
konteks yang muncul. Pemilihan atau penyeleksian dapat pula dilakukan untuk
beberapa file atau direktori secara bersamaan (batch) dengan cara menekan-tahan
tombol Ctrl di keyboard sembari mengklik file atau direktorinya.
4. Boks Change Permission akan muncul
dan Anda dapat memberikan kombinasi izin aksesnya dengan cara mengaktifkan opsi
Read, Write dan Execute. Alternatif lain cukup mengisikan angka izin aksesnya di bagian Permission. Terapkan modifikasinya dengan mengklik tombol Change
Permission.
Selain menggunakan cara di atas, tersedia
juga alternatif cara lain untuk modifikasi izin akses file atau direktori di
File Manager, hanya saja cara ini berlaku untuk sebuah file atau direktori
terpilih saja.
Setelah sampai di langkah ketiga di
atas, Anda akan menjumpai kolom Perms di masing-masing file atau direktori
(paling kanan). Hanya dengan mengklik ganda kolom tersebut di file atau
direktori terpilih, maka akan muncul boks kecil untuk mengisikan angka yang
mewakili izin akses yang baru. Terapkan dengan mengklik tombol Save.
- Personal Firewall
Personal Firewall adalah program utiltas
yang berfungsi :
1.
untuk mendeteksi dan melindungi komputer dari usaha computer lain untuk masuk
ke komputer tanpa izin.
Personal Firewall untuk mendeteksi dan
mengamankan personal computer dari instruksi-instruksi yang tidak dikenal
(unauthorized intrusions).
Contoh Personal Firewall: Microsoft Windows Firewall
Cara kerja Personal Firewall :
Firewall
pada dasarnya merupakan sebuah penghalang antara komputer anda (jaringan)dengan
internet. Firewall bisa diumpamakan sebuah satpam yang menjaga pintu gerbang
rumah anda untuk menyaring pengunjung yang datang ke tempat anda. Demikian pula
dengan Firewall adalah sebuah software atau hardware yang menyaring informasi
(paket) yang datang melalui internet ke komputer pribadi anda atau jaringan
komputer.
2. Firewall
dapat memutuskan untuk mengizinkan atau memblokir lalu lintas jaringan antara
perangkat berdasarkan setting-an yang telah dikonfigurasi atau ditentukan oleh
administrator firewall. Kebanyakan personal firewall seperti Windows
firewall telah dikonfigurasi untuk settingan untuk settingan yang paling
umum dan paling banyak digunakan ketika anda menggunakan windows, jadi tidak perlu
khawatir untuk melakukan settingan ulang terhadap Windows firewaal bawaan dari microsoft.
- Disk Defragmenter
Disk Defragmenterbadalah program
utilitas yang menata kembali file-file dan ruang-ruang kosong pada hardisk
komputer agar sistem operasi dapat mengakses data dan program dapat berjalan
ledih cepat.
fungsi Defrag :
1.
mengatur kembali tata-letak file-file yang rusak/kacau karena penghapusan dan
penulisan.
2. menghapus
jejak file yang tidak hilang pada saat penghapusan.Defrag perlu dilakukan
secara teratur untuk dalam waktu mungkin 1-2 minggu sekali.
Contoh Disk Defragmenter : IObit SmartDefrag.
Cara kerja Disk Defragmenter :
Cara kerja disk defragmenter adalah
menata kembali file-file yang terdapat pada hardisk. Melihat data- data dalam
hard disk, Memindahkan data yang perlu dipindahkan ke tempat kosong (oleh karena
itu defragment pada MS Windows memerlukan minimal 15% kapasitas hard disk),
Mengelompokkan data berdasarkan kategorinya,Data yang terlalu besar dibiarkan
pada tempatnya , Data sistem dibiarkan pada tempatnya.
- Utilitas Backup
adalah suatu program utilitas yang
memungkinan pengguna untuk menyalin atau membackup file-file terpilih atau
seluruh hard disk ke media lain seperti CD, DVD, dll
fungsi backup :
1.
untuk melakukan duplikasi file-file yang dipilih atau seluruh hard disk ke disk
atau tape. Umumnya melakukan compress
files pada saat melakukan backup sehingga membutuhkan tempat lebih kecil.
- Utilitas Diagnostik
Fungsi Utilitas
Diagnotik :
1.
untuk mengumpulkan informasi teknis mengenai hardware dan software tertentu
dari komputer kemudian membuat laporan yang menggarisbawahi masalah-masalah
yang teridentifikasi.
- Image Viewer
adalah program utilitas yang
memungkinkan pengguna untuk menampilkan , menyalin dan mencetak isi dari file
gambar.
Aplikasi
Photo Viewer ini nantinya akan dilegkapi dengan beberapa fungsi yaitu :
fungsi previous untuk menampilkan foto sebelumnya
fungsi
rotate counterclockwise untuk memutar posisi foto sebesar 90o
berkebalikan arah jarum jam
|
fungsi
rotate clockwise untuk memutar posisi foto sebesar 90o searah
jarum jam
|

fungsi
normal view untuk mengembalikan posisi foto ke posisi semula (sebelum
dirotate)
|
- Disk Scanner
Disk Scanner adalah utilitas yang
diinstal pada sistem komputer untuk membaca kesalahan dalam rangka untuk
mengoptimalkan kinerja sistem. Ini berarti mengoreksi kesalahan yang mencegah
program berjalan dengan baik.
fungsi disk scanner :
1. mendeteksi
dan memperbaiki masalah-masalah fisik maupun logis pada hard disk serta mencari
dan menghapus/membersihkanfile-file yang tidak diperlukan. Pada dasarnya, disk
scanner meningkatkan memori system,dalam rangka untuk mencegah dari overloading
sementara operasi.
Contoh disk scanner ; Wise Disk Cleaner
Cara kerja disk scanner
- Scan disk melakukan pemeriksaan pada komputer anda untuk menemukan error-error tersebut.
- Setelah selesai dia akan menampilkan hasil pencariannya. Misalnya, dia menunjukkan apakah telah terjadi error dan menginformasikan bahwa error tersebut sudah diperbaiki.
- Uninstaller
Uninstaller adalah program utilitas
untuk menghapus program dan berkas-berkas yang berkaitan dengan file sistem.
cara kerja uninstaller
:
1. Built-in.
Hanya melakukan uninstall lewat uninstaller standar Windows atau program yang dimaksud saja.
2. Safe.
Seperti metode Built-in, tetapi dengan melakukan pembersihan ringan dan aman di beberapa lokasi di harddisk dan registri Windows.
3. Moderate.
Seperti metode Safe, tetapi metode pembersihan yang dilakukan lebih detil dan spesifik.
Ini adalah metode yang paling dianjurkan.
4. Advanced.
Seperti Metode Moderate, tetapi metode pembersihan yang dilakukan lebih dalam, terutama di bagian registri Windows.
Ini adalah metode yang paling beresiko sekaligus paling bersih dalam menghapus sebuah program. Gunanakan metode ini HANYA jika Anda mengerti apa yang Anda lakukan dan telah siap dengan segala imbas yang (mungkin) akan terjadi.
Hanya melakukan uninstall lewat uninstaller standar Windows atau program yang dimaksud saja.
2. Safe.
Seperti metode Built-in, tetapi dengan melakukan pembersihan ringan dan aman di beberapa lokasi di harddisk dan registri Windows.
3. Moderate.
Seperti metode Safe, tetapi metode pembersihan yang dilakukan lebih detil dan spesifik.
Ini adalah metode yang paling dianjurkan.
4. Advanced.
Seperti Metode Moderate, tetapi metode pembersihan yang dilakukan lebih dalam, terutama di bagian registri Windows.
Ini adalah metode yang paling beresiko sekaligus paling bersih dalam menghapus sebuah program. Gunanakan metode ini HANYA jika Anda mengerti apa yang Anda lakukan dan telah siap dengan segala imbas yang (mungkin) akan terjadi.
Gambar di bawah ini
adalah metode-metode nya :
- Screen Saver
Screen Saver adalah utilitas yang
menyebabkan perangkat layar tampilan menampilkan gambar bergerak atau layar
kosong jika tidak ada aktivitas pada keyboard atau mouse selama waktu yang
telah ditentukan.
Fungsi Screen Saver :
1. melindungi layar
dengan cara kerja menampilkan sebuah animasi gambar agar setiap pixel tidak mengeluarkan cahaya yg sama secara terus menerus tanpa interval.
Cara kerja :
1. Jangan
gunakan screensaver yg salah
2.
Minimalkan backlight time off, Maksimal 5detik
3.
Minimalkan kontras layar hingga 25% atau lebih redup
4. Gunakan
saja tema2 berwarna dominan gelap
5.
Minimalkan juga waktu aktif screensaver terlalu lama juga gak baik utk kesehatan kristal display, maksimal
30detik.
- Kriptografi Utilitas
Kriptografi Utilitas dapat membantu
dalam mengkonversi ke dalam kode bahasa biasa dan juga mengkonversi kode ke
dalam bahasa biasa. Oleh karena itu, berguna dalam mengenkripsi dan mendekripsi file.
Contoh Kriptografi Utilitas :
Calculator
Programer
2. Program Utilitas External (Bukan Bawaan)
Utility External adalah utility yang
bukan bawan Windows, harus menginstall terlebih dahulu.
- Registry Cleaner
Fungsi Registry Cleaner :
1.
untuk membersihkan file-file yang menumpuk di registry yang membuat perlambatan
pada komputer seperti booting lebih lama,sehingga jika kita telah meregistrinya
maka akan menghilangkan perlambatan pada komputer.
Contoh Registry Cleaner : Regcure.
Cleaning System, digunakan untuk
membersihkan file-file, registri, internet files yang rusak.
Contoh : RegCleaner, JvPowerTools,
Norton System Works.
1. Cleaner
Fitur ini berfungsi
untuk membersihakan file-file sampah yang di hasilkan oleh berbagai aplikasi
yang ada di komputer Windows Anda, seperti Cache web yang di hasilkan
browser, temporary file yang di hasilkan sistem Windows dan lain sebagainya.
Perhatikan gambar di bawah ini:
Cara kerja registry cleaner :
Pada menu CCleaner terdapat sub-menu “Windows” dan “Application”.
Sub-menu Windows menyediakan parameter-parameter file sampah yang akan dihapus dari sistem/ aplikasi utama
Windows, seperti Windows Explorer, sistem, dan Internet Explorer (IE).
Sedangkan pada sub-menu Application terdapat parameter-parameter file sampah yang akan di hapus
dari aplikasi-aplikasi pihak ketiga yang kita Instal maupun bawa’an Windows. Jika di rasa perlu menambahkan/ mengurangi parameter berikan tanda
Check/ Uncheck List pada parameter yang di sediakan. Seperti “Saved Password”,
parameter ini jika di check list maka password yang tersimpan di browser akan
di hapus. Jika Anda tidak terlalu mengerti, biarkan dalam kondisi default.
Untuk menggunakan fitur ini, yang harus dilakukan pertama kali adalah meng-Klik
tombol “Analyze” seperti yang
saya beri tanda panah pada gambar di atas. Setelah proses analyze selesai, maka
CCleaner akan memberikan sebuah report (laporan) file-file yang akan di hapus
berserta informasi besar file-file tersebut dan perkiraan total keseluruhannya.
Perhatikan gambar berikut ini :
Langkah selanjutnya
untuk membersihakan file-file sampah/ junk file tersebut adalah dengan
meng-Klik tombol “Run Cleaner”,
seperti yang saya beri tanda panah pada gambar di atas. Tunggu hingga proses cleaning selesai.
- Anti virus atau Virus Scanner
Antivirus adalah program untuk menscan,
menghapus, dan berjaga-jaga dari serangan virus. Program ini akan selalu
berjalan di background/tray icon jika diaktifkan.
Fungsi Anti Virus Smadav :
1. Proteksi tambahan untuk komputer Anda, 100% kompatibel dengan antivirus lainnya!
Sebagian besar antivirus tidak bisa di-install bersama antivirus lainnya, itu karena antivirus tersebut didesain untuk proteksi utama pada komputer Anda. Berbeda dengan Smadav, Smadav adalah tipe antivirus yang di-desain sebagai proteksi tambahan, sehingga 100% kompatibel dan dapat berjalan dengan baik walaupun sudah ada antivirus lain di komputer Anda, dalam hal ini Smadav berfungsi sebagai lapisan pertahanan kedua.
Jadi, dengan perpaduan proteksi antara
Smadav dan antivirus yang sudah ter-install di komputer Anda akan semakin
memperkuat pertahanan komputer Anda dari infeksi virus.
2. Best USB Antivirus (Proteksi Total USB Flashdisk)
USB Flashdisk adalah salah satu media penyebaran virus terbesar di Indonesia. Smadav mempunyai teknologi khusus untuk pencegahan total virus yang menyebar via USB Flashdisk. Misi Smadav adalah 100% tidak ada lagi infeksi virus dari flashdisk. Smadav mempunyai cukup banyak signature virus yang menginfeksi flashdisk, dan mempunyai kemampuan khusus untuk mendeteksi virus baru di flashdisk walaupun belum ada di database Smadav. Tidak hanya pencegahan, Smadav juga mampu membersihkan virus yang menginfeksi dan mengembalikan file yang disembunyikan virus di USB Flashdisk tersebut
3. Best for offline use (tidak perlu update terlalu sering)
Smadav sangat baik digunakan untuk komputer yang jarang atau bahkan tidak terkoneksi ke internet. Smadav tidak perlu melakukan update sesering antivirus lainnya yang biasanya melakukan update per minggu bahkan per hari. Smadav biasanya melakukan update hanya sebulan sekali (monthly). Smadav tidak terlalu tergantung pada signature/database virusnya, tapi lebih bergantung kepada teknik deteksi behavior, heuristic, dan whitelisting.
4. Cleaner dan tools untuk membersihkan virus
Smadav juga mampu membersihkan virus yang sudah menginfeksi komputer dan memperbaiki registry yang diubah oleh virus tersebut. Antivirus lainnya biasanya tidak melakukan pembersihan registry sehingga komputer belum kembali normal setelah dibersihkan antivirus tersebut. Banyak tools pendukung yang disertakan di Smadav sebagai senjata untuk melakukan pembersihan virus. Catatan : Tidak semua tipe virus bisa dibersihkan Smadav, Smadav saat ini masih belum mampu membersihkan tipe virus penginfeksi program atau tipe rootkit misalnya : virus Ramnit, Sality, Alman, Virut, dll.
karena jenis
virus ini sudah merusak sebagian besar file program Anda. Fokus kami saat ini
adalah pembersihan tuntas untuk tipe virus selain dua tipe tersebut misalnya :
virus WormShortcut, Serviks, MSO, Brontok, dll.
cara kerja antivirus smadav adalah :
• mencari tanda-tanda keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil
dari kode virus yang telah dianalisis dan telah dikatalogisasi sesuai dengan
jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya.
• Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja: Cara kerja
antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari
teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini
sering disebut juga sebagai Behavior-blocking detection. Cara ini menggunakan
policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut
policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk
mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar
e-mail yang berada di dalam address book tersebut, maka antivirus akan
menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus
juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya.
- Spyware Remover
Spyware Remover adalah program utilias
untuk mendeteksi dan menghapus spyware dan hardware.
Spyware adalah program yang ditempatkan
pada sebuah komputer tanpa sepengetahuan penggunanya yang secara diam-diam akan
mengumpulkan informasi mengenai pengguna terutama yang behubungan dengan penjelajahan di web.
- Internet Filter
Internet Filter adalah program yang
menghapus atau menghentikan hal-hal tertentu agar tidak ditampilkan.Tiga jenis
internet filter yang digunakan secara luas adalah anti Pam menghapus spam
sebelum masuk ke inbox kita, popup blocker menghentikan pop-up agar tidak
ditampilkan pada halaman web dan web filter membatasi akese ke materi-materi
tertentu pada web.
Cara kerja :
1. Ketika ada paket data yang masuk ke
jaringan atau komputer maka Firewall akan mengecek header dari paket data
tersebut. Kemudian menggunakan aturan jaringan maka firewall bisa menentukan apakah data paket ini bisa diteruskan atau tidak.
2. Dan sebaliknya ketika ada paket data
keluar maka Firewall pun bisa mengecek berdasarkan IP dan content. Disini
biasanya jaringan bisa memblok akses sebuah divisi ke sebuah sumber daya
jaringan.
- Kompresi file
Kompresi File adalah program utilitas
yang berfungsi untuk menyusutkan ukuran file.
Fungsi File Compression Utility :
1.
untuk mengurangi ukuran file untuk menambah sedikit ruang dan memperbaiki
performance. Compressed files biasa disebut dengan zipped files, Utility
program yang umum digunakan
:
PKZIP , WinZip, Izarc, dll.
Contoh Kompresi File : WinZip
Cara Kerja File
Compression Utility :
1. mencatat pengulangan
Sebagian besar tipe file digital mengandung
pengulangan. File-file tersebut memiliki informasi yang sama yang ditampilkan
secara berulang.
2. Algoritma Pengulangan
Kebanyakan aplikasi kompresi menggunakan variasi algoritma dictionary-based LZ yang
diambil dari dua nama penemu algoritma ini, Lempel dan Ziv untuk mengecilkan
file.
3. Menemukan Pola
Dari contoh di atas, kita mengambil semua kata yang
digunakan berulang dan meletakkannya di dalam sebuah katalog. Bagi kita, ini
adalah cara yang paling lazim digunakan untuk menulis kamus, index, atau
glosarium.
- CD/DVD Burning
CD/DVD Burning adalah utilitas untuk
menulis dan memperbaiki masalah-masalah pada sistem operasi atau disk dan
memperbaiki kinerja komputer.
Contoh : Nero Burning 6
fungsi CD/DVD burning software :
1. Membakar format video yang paling populer untuk format
DVD dalam kecepatan tinggi dengan klik paling sedikit dan sederhana.
2. Indah video ke DVD burning dan sempurna penciptaan menu DVD oleh DVD Burner
Software.
3. Software ini DVD Bakar membiarkan anda penuh menikmati
film kustomisasi fleksibel.
4. Mendukung preview video langsung dengan built-in
player.
Cara kerja :
1. Selalu memilih DVD/ CD kosong dengan kualitas bagus
Walaupun
saat ini dipasaran tersedia berbagai merek DVD/CD kosong Blank DVD/CD dengan harga yang sangat murah,
namun anda sebaiknya memilih kepingan DVD/CD dengan kualitas bagus walaupun
dengan harga yang lebih mahal.
2. Periksa kembali permukaan disk sebelum proses burning
Walaupun
anda telah membeli kepingan disk yang berkualitas, namun ada baiknya anda
kembali memeriksa permuakaan kepingan agar terbebas dari kotoran, goresan,
retakan, lapisan yang terkelupas ataupun kerusakan lainnya.
3. Bersihkan area DVD/CD Rom
Selain
menjaga kepingan disk dalam keadaan bersih, kita juga sebaiknya menjaga
kebersihan area DVD/ Rom yang akan kita gunakan untuk proses burning.
4. Gunakan software burning original dan hardware berkualitas baikPemilihan
hardware DVD/CD RW tentunya hanya bisa dilakukan pada PC, sedangkan pada
laptop, hardware DVD/CD RW-nya sudah menjadi menjadi satu paket bersama
hardware lainnya.
5. Pada saat proses Burning
Sebelum
memulai proses burning ke kepingan disk, ada baiknya anda menutup sementara
aplikasi lainnya yang tidak berhubungan dengan proses burning data tersebut.
6. Pengecekan setelah proses burning selesai
Selesai
proses burning selesai, kita dapat langsung secara manual mencoba disk tersebut
apakah menyimpan data sesuai yang kita inginkan atau biasanya ada opsi Verify
untuk mengecek ulang DVD yang selesai di- burning.
























